Postingan

Novelku Part 3

Kubuka mataku perlahan. Bau menyengat menyerang hidungku. Bau yang sangat ku benci. Ya. Etanol. Yang petama kali kulihat adalah ruangan bernuansa serba putih. Aku melihat kesekelilingku. Mataku tertuju pada bu Rani yang tertidur pulas disampingku. Aku menangis. Aku merasa bahagia. Aku seperti mendapatkan rasa kasih sayang seorang ibu, meskipun bu Rani bukan orang tua kandungku. Aku dijaganya dengan baik, seolah-olah aku ini anak kandungnya. Keluarga bu Rani pun tidak mempersalahkan jika bu Rani berbuat seperti itu kepadaku. Bahkan keluarganya bu Rani sangat menerimaku apabila aku mendatangi acara keluarga besarnya.             “Eh, sayang udah bangun ? Loh kenapa, kok nangis ? Ada yang sakit ? Biar ibu panggilkan Dokter ya,” ucap bu Rani khawatir. “Tidak usah bu, aku tidak apa-apa,” ucapku dengan senyuman. “Lalu kenapa kamu menangis, huh ?” tanya bu Rani sendu. “Aku hanya bahagia bu. Aku merasa dijaga sekali oleh ibu. Tapi...

Novelku Part 2

“Tapi......” kataku. “Ah sudahlah. Kataku tak ada penolakan ya berarti tidak ada penolakan Clara,” Kata Kayla memaksa. “Tapi Kay, aku gak mau. Sudahlah pokoknya aku gak mau. Titik ! Gak ada penolakan,” kataku marah dan sama keras kepalanya dengan Kayla. “Puffttt...Hahahahahahahahahaaha,” Kayla tiba-tiba tertawa terbahak-bahak. “Apa sih ? Gak ada yang lucu tau. Kayla berhenti tertawa !” kataku heran bercampur marah. “Clara Clara,, siapa juga sih yang mau jodoh-jodohin kamu. Gak ada kerjaan banget aku. Aku tuh Cuma bercanda tau. Sebenarnya aku mau minta kamu temenin aku pergi ke tempat tongkrongannya Ricky,” ujar Kayla. “Minta tolong kok kayak gini caranya sih. Bikin orang lain jantungan aja tau gak ? Sebel,” kataku masih agak marah. “Maaf deh maaf. Clara kan baik hati dan tidak sombong. Kan Clara sendiri yang bilang, bahwa sesama manusia itu harus saling memaafkan lohh,” kata Kayla lembut. “Iya iya. Karena aku baik hati dan tidak sombong, jadi hari ini kau aku maafkan....

Novelku Part 1

REASON             Dentingan bel itu berbunyi nyaring ditelingaku. Aku melihat seseorang   datang memakai jaket tebal. Aku mengenalnya, tapi aku malas untuk menyapanya. Bukan karena aku sombong, tapi aku kecewa padanya. Aku telah memberikan kepercayaan penuh kepadanya, tapi apa yang telah dia lakukan kepadaku. Ah mengingatnya saja sudah membuatku ingin marah. Aku mengabaikannya saat dia memasuki cafe yang aku tempati. Dia melihatku, tapi dia pun enggan menyapaku. Ah syukurlah, akupun malas harus terlibat pembicaraan dengan dia.             Aku melanjutkan membaca artikel yang sempat tertunda karena aku memperhatikan siapa yang datang dan aku   sedang menunggu seorang temanku yang belum datang untuk kerja kelompok. Aku kuliah dijururan Komunikasi di suatu Universitas Negeri terkenal di kotaku. Aku mahasiswa semester 3, dan ya aku cukup jenius.   ...

Cerpen

SABAR MEMBAWA BERKAH Aku Anya Pandela Wijaya. Aku seorang manusia biasa. Manusia yang kehidupannya sederhana. Aku sekarang kelas 2 SMA. Kehidupanku tidak ada yang spesial. Tidak bermewah-mewahan dan juga tidak glamour .   Dentingan jam cepat berlalu, yang berawal disisi kanan sekarang telah berubah menjadi disisi kiri. Begitu pula hari yang kian cepat berganti. Waktu-waktu yang kulewati terasa hampa, ringan, dan tanpa beban.Dalam benakku ku berteriak “ Aku ingin seperti mereka!”. Besar rasa ingin yang kumiliki untuk bisa sama dengan orang lain, tapi kutahan perasaanku untuk bisa seperti mereka. Ku pendam perasaan itu, entah sampai kapan aku bisa menahannya. Pagi hari yang terlihat gelap karena sang surya belum menampakkan dirinya disaat itu pula aku sudah terbangun dari tidur nyenyakku. Aku melaksanakan kewajibanku sebagai seorang muslim, yaitu melakukan sholat. Setelah selesai aku merapikan tempat tidur dan melaksanakan kegiatan yang lainnya. Menyapu, mengepel, dan mencu...

Contoh Essai

MELESTARIKAN POHON             Indonesia merupakan negara kepulauan. Indonesia dikenal sebagai paru-paru dunia ke tiga. Disebut sebagai paru-paru dunia karena Indonesia memiliki banyak sekali hutan yang rimbun. Di era modern ini, banyak sekali perkembangan-perkembangan IPTEK. Namun, perkembangan ini juga memicu perubahan pada bentuk bumi dan pada lingkungan hidup tempat tinggal manusia. Perubahan ini menjadikan kebutuhan manusia semakin banyak. Hal ini didukung pula oleh sifat manusia yang tidak pernah puas akan suatu hal yang telah dimilikinya.             Salah satu perubahan yang terjadi membawa dampak negatif karena sifat tak puas akibat ulah manusia adalah penebangan liar. Pohon yang sangat dibutuhkan untuk terus menjaga bumi dan sebagai salah satu sumber kehidupan manusia kini sudah tidak banyak lagi. Pohon sebagai penahan tanah, penyerap air, dan pengikat oksigen ...

Contoh Surat Lamaran Pekerjaan

Kuningan, 15 Januari 2019 Perihal : Lamaran pekerjaan Hal      : Dua lembar Kepada Yth. Kepala sekolah SMAN 1 CILIMUS Jalan Panauwan Nomor 221 Cilimus Kabupaten Kuningan Dengan hormat, Sesuai dengan berita di Koran Suara Rakyat pada hari Kamis, 2 Januari 2019 yang menyebutkan bahwa SMAN 1 CILIMUS membutuhkan tenaga kerja pendidik dibidang Fisika. Untuk itu saya : nama                              : Suci Fitria Bratha, SPd tempat tanggal lahir       : Kuningan, 15 Desember 1997 alamat                           : Jalan belimbing, desa Cilimus kabupaten kuningan pendidikan terakhir      : Pendidikan fisika UPI nomor handphone    ...